Post #94 (Bingung Milih Judul)

Sudahlah…saya nggak mau pake judul apa-apa untuk postingan ini. Tadinya sih cuma mau diekspresikan lewat twitter saja, tapi lalu…tidak. saya sedang puasa ngetwit. Lagi males. Jadi..dibuka lagi saja wordpressnya.

Jadi begini, saya baru dapet sample CD dari Warner Music Indonesia. Isinya CD single lawas milik Potret. Judulnya Terbujuk. Tau kan? Wah, pertengahan tahun 90-an lagu itu jadi salah satu lagu yang saya suka. Walopun jaman-jaman itu saya nggak tahu soal apa tuh lagu. Yang saya inget cuma reff-nya yang catchy banget.

Ku rayu dirimu…ku pikat hatimu..kubuai anganmu..kamu pun terbujuk

Dengan gaya menyanyi Melly yang super centil dan tengil waktu itu, saya jatuh cinta dengan lagu itu. Dan ketika ada seorang artis debutan yang mau nyanyi lagu itu saya senang dan berharap kualitasnya nggak kalah sama si empunya lagu.

Tapi setelah saya dengarkan…saya kecewa..

Nah..kan..baru aja diomongin, kecewa itu ada karena ekspektasi yang terlalu tinggi. Dan sekarang pun terbukti. Saya kecewa berat ketika menemukan lagu Terbujuk diaransemen ulang dengan sentuhan berbeda!

Rusak! Rusak! Rusak! Rusaklah lagu kesukaan saya…http://www.emocutez.com

saya sedih…

bener-bener berbeda…dan bukannya tambah bagus…lagu itu hancur lebur…hancur…pake lebur…

nggak suka http://www.emocutez.com…bener-bener nggak suka…

kenapa sih enggak bertahan pada notasi awalnya saja, tapi dengan aransemen yang berbeda tapi tidak melenceng jauh sekali….

aaaahhh….

jelek…nggak suka….

nggak suka…

(nah, kan, kalo di tweet, saya rasa nggak akan bisa sepanjang ini)

Published in: on November 15, 2011 at 2:53 pm  Comments (8)  
Tags: , , , ,

Post #62 Home Is Always Be A Place That My Heart Go Back

Saat ini saya sedang tidak berada dalam mood yang baik. Katakanlah, saat ini saya sedang tidak bersemangat dalam banyak hal. Bahkan sebuah berita yang sebenarnya baik yang saya dengar tadi pagi, tidak cukup untuk membuat saya gembira. Entahlah. Ini adalah sebuah siklus yang selalu saja berulang. Lagi dan lagi.

Dan kalau sudah seperti ini, tidak ada tempat lain yang saya tuju selain pulang. Pulang ke rumah. Kampung halaman saya. Bukan kos. Tapi rumah saya, tempat dimana ibu saya tinggal.

Lebaran kemarin saya memutuskan untuk tidak berlama-lama dikampung. Hanya tahan 3 hari dan setelah itu kembali ke semarang. Tapi hari ini saya ingin pulang. Ngelibur barang sehari. Bermalas-malasan di rumah, :) bertemu dengan ibu saya dan melakukan sedikit kegiatan, dan bertemu sedikit orang.

Saya rasa, ini diperlukan, untuk kita sejenak “kabur” dari banyak masalah dan hal yang membuat diri kita tidak nyaman. Terus terang, ada banyak hal yang belakangan membuat saya lelah dan marah.

Salah satunya adalah diperhatikan oleh banyak orang…ya, banyak. Dia…Dia…dan Dia…banyak! dan saya tidak nyaman. These peoples are crazy enough to make me feel crazy! i just wanna say, STOP IT!!!!

Ye know..saya lelah sekarang dan hanya ingin pulang. Pulang tanpa gangguan dari banyak orang.

I’m coming home..

Published in: on September 16, 2011 at 11:29 am  Leave a Comment  
Tags: , , , , ,