Post #84 Akhirnya Yang Saya Khawatirkan Terjadi…

Setelah sekian bulan merawat..memperlakukan mereka layaknya anak sendiri..akhirnya mereka berdua…

kawin juga…http://www.emocutez.com

..ya..mereka kawin..mereka kawin

K A W I N !!

Ah, pagi ini sebenarnya saya sudah melihat mereka melakukan adegan intim itu di halaman. Dan tahukah Anda apa yang saya lakukan…

setelah kaget…saya tereak :

“ELADALAH!! BANGKEEE!! INSEEEESSS!!! Kalian Inseeeeeeeesss!!!”

dan saya ngambil sapu, lalu saya bubarin adegan intim dipagi buta..http://www.emocutez.com

dan ketika siang ini saya pulang ke kos buat ngambil barang yang ketinggalan, anak dari tetangga kos bilang..

“Om Nuno..Om Nuno…itu…Ndut sama Item menikah…kan mereka bersaudara…”http://www.emocutez.com

..And i just gasping…

Dan si Ayah menimpali “Ya itu namanya hukum Rimba…”

maaf Om…”Hukum Alam,maksudnya”http://www.emocutez.com

Jadi saya jelaskan pada si Adek..bahwa itulah binatang, mereka nggak kenal yang namanya istilah Adik dan Kakak…kalau sudah musimnya beranak, ya mereka bisa saja melakukannya…(sambil ngambil sapu buat membubarkan adegan itu..)

memang, mau dianggap anak juga, tetep mereka ini kucing-kucing lucu yang tidak bersalah…kalau memang sudah waktunya beranak pinak, seperti sekarang, dimana musim hujan langsung menggila, ya akhirnya terjadi juga proses tumpang tindih gigit tengkuk dan ogel-ogel itu.

saya cuma bisa menghela nafas panjang dan mengurut dada…sebenarnya saya berharap mereka bakal ngerti kalo mereka ini bersaudara. Tapi apa mau dikata, kucing tetaplah kucing.

Dan sebagai orang tua saya merasa gagal total http://www.emocutez.com usaha saya untuk menjaga mereka sudah tidak membuahkan hasil…sekarang mereka sudah bercinta…

dan sebentar lagi…saya mau dapet cucu…

Oh anak-anakku..apapun yang kalian lakukan, Daddy tetep cinta….

*sambil do’a : Ya Tuhan…ampunilah aku…Ampppppuuuuuuunilah Hambamu ini….*http://www.emocutez.com

Published in: on November 4, 2011 at 4:06 pm  Comments (4)  
Tags: ,

Post #83 About My Kids

Semalem, pas nebeng seorang teman satu kantor tapi dari divisi yang berbeda, saya ditanyain “Mau kemana…” saya bilang mau ke Pet Shop beli makanan kucing. Dia nanya-nanya tentang kucing saya dan saya ceritain panjang lebar. ujung-ujungnya dia bilang “Kok kamu repot nambah-nambahin kerjaan aja sih pake miara kucing segala…”

**DOENGGG!!!

ealah..masnya ngomong sama orang yang salah :)

Dari dulu, saya memang suka miara binatang. Kebetulan,paling cuma sebatas kucing sama burung. Kalau saja Singa atau Beruang bukan termasuk yang buas, mungkin saya juga akan piara mereka.

Buat saya, kegiatan memelihara binatang ini (mostly) kerasa menyenangkan. Walau kadang-kadang juga keki. Apalagi kalau sudah urusannya sama kotoran. *geleng-geleng*. Pintu kamar kos saya yang sekarang pernah ditempeli peringatan dari rumah kontrakan sebelah, yang halaman rumahnya jadi TPA anak-anak saya, jaman mereka masih kecil dulu. Sekarang alhamdulillah, sejak saya kasih tumpukan batu bata, mereka udah nggak poop disana lagi, pindah ketempat lain.

Belum lagi untuk urusan menyediakan makanan. Kadang, kalau pas lagi duit menipis dan makanan habis, saya bingung sendiri. Tapi alhamdulillah, sampai sekarang adaaaa aja rejeki, jadi saya nggak pernah menelantarkan mereka sampai sebegitu kelaparannya.

Jaman mereka masih kecil dulu, saya masih sering mandiin. Tapi kalau segede sekarang mereka udah jarang kena air. Tapi bagaimanapun mereka punya mekanisme pembersihan diri yang cukup oke. Jadi kalau kemarin-kemarin saya bisa mandiin seminggu sampai 2 kali, kalau yang sekarang, paling mandiinnya kalo pas emang lagi kusut banget. Seperti tempo hari ketika si Ndut kecebur got, langsung saya seret dia ke kamar mandi dan terjadilah ritual yang mungkin paling dibenci kucing. Mandi.

Begitulah…tidak hanya urusan makan dan grooming saja. Saya percaya, mereka yang hidup, bisa diajak berkomunikasi. Meski saya tidak tahu bahasa mereka, tapi saya tahu apa maksudnya. Percaya nggak percaya, mereka juga sepertinya tahu apa maksud saya.

Mereka tahu lho kalo saya sedang kesel sama mereka. Ngerti takut sama saya kalau saya sedang marah. Kalo pas lapar mereka juga tahu. Kalau yang satu main nggak pulang-pulang, mereka juga curhat sama saya…“Si Item kemana Daddy?”…atau “Si Ndut kemana Daddy”…hehehehe…dan paling saya bilang “Nggak tahu…lagi maen jauh kali??”

Anda pasti menganggap saya gila…. :)

Mereka ini kucing. Tapi saya sudah menganggap seperti anak sendiri. Bahkan teman-teman saya juga sudah menyebut mereka “anak-anakmu..” Hehehehe. Ya mereka anak-anak saya. Dan bagaimana bisa disebut nambah-nambahin kerjaan kalo urusannya sudah merawat anak-anak sendiri?

Dalam hati..ketika semalem teman saya bilang begitu, saya cuma bisa senyum dan berkata “oalah..pantesan mas situ nggak nikah-nikah…emoh nambahin kerjaan tho ternyata?”

hihihihihi….

Published in: on November 2, 2011 at 9:27 am  Comments (2)  
Tags: , , ,

Post #57 Blogger Mommy… and I’m A Blogger Daddy,yet!

Akhir-akhir ini senang baca blognya para “weitjes”. Mereka-mereka yang udah jadi ibu, rumpi punya banyak cerita. Awalnya saya mencari artikel tentang bagaimana membuat cucian tetep wangi dan pewangi yang dipakai jadi makin wangi. Eh, dibawalah saya ke banyak situs yang isinya tentang ECOBALL – alat bantu mencuci yang konon kabarnya bisa menghemat pemakaian air, listrik dan mampu menghilangkan kotoran tanpa menggunakan sabun! gelok…beneran tuh?

Nah, salah satu situs itu isinya tentang testimoni seorang ibu yang sudah menggunakan ECOBALL. situsnya disini. Dari situ lalu saya menjelajah ke “rumah-rumah” pribadi para mommy. Isinya…..astaga naga..soal anak semua! Hahahaha. Kebanyakan sih begitu. Dari mulai anak pertama lahir – bahkan ada yang udah mulai jadi blogger mommy sejak janin berada dalam kandungan. Semuanya udah mulai narsis. Tapi ceritanya seru-seru, dilengkapi dengan foto yang meyakinkan saya sebagai pembaca.

Ada yang ibu rumah tangga tanpa profesi yang luar biasa…tapi ada juga ibu rumah tangga dengan profesi yang perlente. Ada yang ceritanya biasa-biasa saja, tapi ada juga yang gaya berceritanya bisa bikin ketawa. Yang begini ini biasanya sih memang (ternyata) berprofesi sebagai penulis. hehehe. Tapi seru-seru…para mommy ngerumpi soal anaknya, soal kegiatan mereka, mulai dari tumbuh gigi sampai belajar jalan. Dari mulai latihan bicara sampai cerita soal masuk playgroup atau TK, semuanya ada. And it’s all about their kids. and some other is about their family.

Pagi ini saya dan oliv juga siaran soal blogger mommy. Saya mengundang seorang blogger yang juga ibu dari satu anak bernama Alif,untuk berbagi cerita mengenai suka duka mengurus anak dan jadi seorang blogger. Kesannya berat banget ya? bahwa menjadi seorang blogger itu sudah merupakan tuntutan profesi full time yang butuh dedikasi. Tapi nyatanya memang begitu, apalagi kalau blognya itu sudah “menuai” banyak hasil. Katakanlah, sudah bisa menghasilkan uang lewat iklan-iklan yang dipasang di blog. Atau dari pengalaman mbak nieke – sang nara sumber saya tadi, dia bisa dapet duit dari menjadi seorang penulis lepas disalah satu situs untuk orang tua dan anak. Awalnya dari blog, tapi kemudian tawaran itu datang dan whoala! jadilah tambang uang.

Jadi sebenarnya kegiatan nge-Blog ini memang harus serius, dan apabila ditekuni, bukan tidak mungkin bisa menjadikan kita sedikit sejahtera, lebih sejahtera, atau bahkan jadi sangat sejahtera. hehehehe.

Teman saya saja sudah bisa bikin buku karena blognya…hebat kan??

Nah,cerita-cerita harian dari seorang ibu, menjadi menarik untuk diikuti. karena tentu saja sepak terjang tiap anak berbeda-beda, walaupun banyak fase yang mereka jalani kebanyakan hampir sama. Inilah serunya, ketika anak tumbuh gigi, anak lain juga. Seorang ibu yang mungkin belum punya pengalaman bisa belajar dari yang lain, yang sudah lebih dulu “survive” dalam menghadapi fase yang terkadang bikin senewen orang tua ini. Hehehe…Inilah salah satu fungsi penyebaran informasi menarik via blog. Dan para mommy ini berkumpul, (nggak sekedar) ngerumpi, dan saling berbagi. Itulah yang membuat saya tertarik untuk “ndongkrok” lama-lama di rumah mereka.

Mumpung lagi nggak ada daddy-nya…hehehehe…

Abisnya…nggak ada blogger daddy sih…eh, mungkin ada ya, tapi nggak tahu nih, banyakan ibu-ibu. Lagian kalo daddy biasanya cuma cerita soal kerjaan, kalo nggak gadget…software komputer…game..hahahaha…nggak seru ah. Lebih seru ngeliat cerita para mommy dan e’ek si kecil…lebih lucu..lebih bisa bikin ngakak…

Nah, saya juga seorang blogger daddy sebenarnya…daddy-nya kucing tapi…nih..anak-anak saya…

"item"

"eNdut"

"give me a kiss brother?"

Karena saya belum menikah dan belum punya anak, sementara saya akan menjadi seorang blogger daddy buat kedua ‘anak saya” ini…mungkin tidak akan ada tumbuh gigi atau masuk TK, tapi setidaknya saya juga bisa cerita soal e’ek mereka. hahaha.

Insya alloh nanti kalo sudah punya anak beneran…saya akan jadi seorang blogger daddy yang nggak hanya ngomong soal kerjaan, gadget, software, hobi saya, tapi juga soal tumbuh kembang mereka….

karena tumbuh kembang anak juga bukan sekedar tanggung jawab ibu, bukan?

Published in: on September 12, 2011 at 3:52 pm  Comments (1)  
Tags: , , , , ,

Post #35

Buat saya…godaan terbesar puasa tahun ini adalah mereka berdua…

yang ini namanya ITEM…cewek…tapi petakilan naudzubillah…nggak seneng digendong , agak pendiem, tapi kalo udah main panjat-panjatan..bisa sampe genteng…

Yang ini namanya Ndut…cerewetnya minta ampun, tapi nggak bisa ngeong…bisanya “nguk nguk nguk nguk” macam kera saja….gampang laper, sukanya garuk-garuk kaca nako kalo mau minta makan…nggak bisa denger orang ngobrol dengan seru dalam kamar…kalo ada yang lagi ngobrol dan pake ketawa-tawa, dia pasti minta masuk.

dan ini video singkat mereka, direkam dengan canon Powershot A470 saya yang rusak itu…tapi kalo buat ngerekam video gambarnya masih oke lhooo…

kenapa bisa jadi godaan terbesar? Karena mereka ini nakalnya minta ampun…sering bikin saya kesal!

Tapi saya sayang sama mereka kok :) kalo habis dimarahin, pasti saya elus-elus…terus saya kasih makan. Beres!

Published in: on August 11, 2011 at 1:47 pm  Comments (2)  
Tags: ,