Mari lupakan sejenak rasa lelah karena pindahan ini…dan mari berbagi bersama Akber.
Hari Rabu lalu, saya menghadiri kelas akademi berbagi di gedung Indosat Pandanaran. Kelas akademi berbagi kali ini menghadirkan Praktisi Public Speaking namanya Mas raditya Prabowo. Dulu saya tahunya beliau itu adalah presenter di salah satu TV lokal di Semarang. Eh ternyata, usut punya usut, beliaunya ini dulunya juga penyiar di radio swasta, di kota yang sama. Ah, memang, dunia penyiar radio dan TV presenter itu memang nggak bisa jauh-jauh..
Ini adalah rangkaian kegiatan kelas Akademi Berbagi yang kedua. Sebelumnya mbak Gita ( @mbitmbot ) membagikan ilmu dasar tentang komunikasi dan public speaking. Dan untuk episode yang kedua ini giliran mas Radit menjadi pak guru.
Malam itu Mas Radit membagikan ilmunya tentang kiat-kiat berbicara di depan umum dengan melatih vokal kita. Ada banyak trik yang bisa dilakukan ketika menjadi pembicara yang harus berdiri di depan orang banyak dan membagikan materi. Bagaimana supaya waktu yang tersedia selama menyampaikan materi bisa efektif sehingga pesan yang disampaikan bisa dimengerti oleh audiens. Dan saya, mendapatkan banyak hal dari kelas malam itu.
Seorang teman bilang “Lhah, kenapa saya ikut? Vokal saya kan sudah bagus, apa yang mau diolah lagi?”
Buat saya, belajar itu nggak ada batasannya. Meski dia bilang harusnya saya juga bisa menjadi praktisi yang berdiri di depan kelas, tapi saya merasa saya masih belum layak untuk menjadi guru. Saya masih perlu banyak belajar. Okelah, saya punya cukup pengalaman, tapi belum tentu pengalaman yang saya punya itu sudah cukup untuk bisa membuat saya berdiri di depan kelas. Saya masih butuh BANYAK belajar.
Nyatanya, saya mendapatkan sesuatu yang mungkin selama ini saya tidak dapat, atau setidaknya saya teringat pada sesuatu yang sudah saya dapat tapi saya lupakan.
Dan ternyata memang, menjadi penyiar selama kurang lebih 11 tahun belum mampu membuat saya menjadi pembicara yang baik. Kadang-kadang saya sering merasa kurang percaya diri, sering gugup dalam memulai sesuatu, atau malah tidak tahu apa yang harus saya lakukan supaya audiens tertarik dengan apa yang ingin saya sampaikan.
Menjadi pembicara yang disukai itu memang tidak mudah. Ada banyak hal-hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kemampuan olah vokal yang baik, dimana olah vokal ini juga perlu ditunjang dengan beberapa lainnya seperti :
- Intonasi
- Artikulasi
- Penguasaan audience
- stressing / penekanan
- pengaturan olah nafas
- (dan masih banyak lagi)
Nggak gampang memang, tapi bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Sedikit banyak saya mendapatkannya selama praktek jadi penyiar. Tapi malam itu saya melakukan pengayaan materi, dan semoga bisa berguna.
Akademi berbagi sendiri adalah sebuah “sekolah informal” saya menyebutnya begitu. Digagas oleh mbak Ainun Chomsun, dimana kegiatan akademi berbagi ini memang sebagian besar berfokus pada berbagi ilmu antara praktisi di bidang tertentu dengan peserta atau siswa.
Selain ngumpul, peserta bisa saling bertukar ilmu dan informasi. Sharing dengan Pak Guru atau Bu Guru-nya, dan yang menyenangkan, akademi ini gratis! Nggak bayar…Coba bayangkan kalau kita ikut kelas public speaking, harganya pasti juga lumayan nampol. Betul?
Jadi..lumayanlah kalo bisa ikut kelas di Akademi Berbagi ini. Cuma, memang biasanya, pesertanya juga masih yang itu-itu saja. Diharapkan, kegiatan seperti ini juga bisa meluas dengan cakupan yang lebih lebar lagi. Dalam artian, kelas juga bisa dipromosikan tidak hanya melalui sosial media, tapi juga dari media lain. Karena menurut pengamatan saya, pesertanya juga memang orang itu-itu saja. Di setiap kegiatan..ada orang ini..ada orang itu…sedikit yang orang-orang baru seperti saya. Semoga kedepannya kuotanya bisa lebih banyak lagi.
Mungkin kita perlu mengajak teman kita yang sebelumnya nggak pernah tahu apa itu Akademi Berbagi…walopun mungkin dia tidak aktif melalui sosial media. Sehingga ada warna baru dan tujuan dari Akademi Berbagi ini bisa tercapai, yaitu memberikan pengetahuan secara informal kepada masyarakat.
kalo pengen nanya2 soal akademi berbagi, follow @pasarsapi (akun twitter-nya mbak Ainun) atau @ketanserundeng untuk kebetan ilmu public speaking yang oke.








